Sabtu, 28 Februari 2009

SEVERUS SNAPE SANG AGEN RAHASIA

0 komentar



Dia mantan Pelahap Maut. Bajunya selalu hitam. Sikapnya dingin. Mukanya galak. Terutama, kalau sama Harry Potter. Tapi, apakah Severus snape sejahat penampilannya???????? Kayaknya, kita harus berfikir ulang. Soalnya, berkali-kali Snape telah menolong Harry.

Mantra Penolong
Hermione dan ron khawatir akan keselamatan Harry ketika pertandingan Quidditch di tahun pertama. Soalnya, mereka melihat mulut Snape komat-kamit membaca mantra. Jangan-jangan, dialah yang menyebabkan sapu terbang Harry bergerak tak tentu arah.
UPSSs, justru Snape berusaha melindungi Harry. Ia membaca mantra untuk melawan mantra jahat yang diucapkan Profesor Quirrell. Guru itu ternyata anak buah Voldemort.


Tanda Kegelapan
Setiap Pelahap maut punya tanda kegelapan mereka. Tanda itu akan muncul jika Voldemort memanggil mereka. Snape punya tanda itu karena ia pernah menjadi Pelahap Maut.
Setelah Turnamen Triwizard, Harry bilang bahwa Voldemort telah kembali. Cornelis Fudge tidak mempercayai Harry. Padahal, Dumbledore ikut mendukung pernyataan Harry. Lalu, Snape menunjukan Tanda Kegelapannya yang menghitam. Tindakan Snape itu untuk mendukung pernyataan Harry.

Si Occlumens
Snape pernah mengajari Harry menggunakan mantra Occlumency. Mantra ini untuk menyembunyikan pikiran dan rahasia dari penyihir lain yang bias mantra Legilimency. Snape adalah Occlumens yang hebat. Makanya, Dumbledore memilih Snape untuk mengajari Harry. Apalagi, Snape tahu bahwa selama berbulan-bulan, Voldemort telah memanfaatkan pikiran Harry.

Anggota Order Phoenix
“Dia menawan Padfoot!!” Harry memberikan pesan kepada Snape. Ia bermimpi Sirius ditawan di departemen Misteri. Harry ingin menyelamatkannya. Tapi, ia sedang disergap Umbridge dan anak-anak Slytherin.
Snape kelihatan cuek. Padahal, ia segera berkomunikasi dengan Sirius dan anggota Order Phoenix yang lain. Snape cemas kalau Harry tetap akan pergi ke Kementrian Sihir. Sebab, itu hanya jebakan Voldemort!!!

Pembunuh
“Avada Kedavra!!” Pancaran sinar berwarna hijau meluncur dari tongkat sihir Snape. Dumbledore pun meninggal dunia. Inilah saat yang paling menyakitkan bagi Harry. Snape telah menghianati Dumbledore!
Snape memang membunuh Dumbledore. Tapi, bukan karena ia jahat. Dumbledorelah yang menyuruh Snape untuk membunuhnya. Tangan Dumbledore terluka parah sejak memakai cincin Horcrux milik Voldemort. Karena kutukannya sangat mematikan, hidup Dumbledore hanya tinggal setahun lagi. Jadi, Dumbledore meminta Snape membunuhnya, karena ia tidak mau dibunuh oleh Pelahap Maut lain. Apalagi oleh Greyback, si manusia serigala yang gemar menyantap daging manusia.


Sang Patronus
Di Harry Potter and the Deathly Hallows, Snape mengeluarkan Patronus kijang betinanya. Patronus itu mengantarkan Harry ke tempat Pedang Godric Gryffindor berada, yaitu di sebuah danau es di Hutan Dean. Pedang itu dapat menghancurkan Horcrux- Horcrux Voldemort.
Waktu itu, Harry belum tahu kalau Patronus itu berasal dari Snape. Lalu, setelah Snape meninggal, barulah Harry tahu kesetiaan Snape pada Dumbledore. Dan, Snape ingin melindungi Harry karena sejak kecil ia sangat mencintai ibu Harry, Lily Potter!!

Ternyata, Snape adalah agen rahasia Dumbledore. Ia berpura-pura di hadapan Voldemort. Ia juga menyamar menjadi anak buahnya. Padahal, Snape diam-diam selalu menolong Harry. Namun, sebagaimana seorang agen rahasia, kebaikannya baru terungkap setelah dia mati.



Majalah Special Edition Harry Potter No.02/2007
Read More..

BuKTi KeseRAkahaN Voldemort

0 komentar
Horcrux


Voldemort punya kemampuan sihir amat tinggi. Ia juga amat tampan. Ia bisa saja menjadi pemimpin para penyihir. Sayangnya, ia serakah. Menjadi penguasa tampan saja tidak cukup. Ia ingin hidup abadi.



Horcrux Supaya Abadi

Semua orang akan mati. Termasuk penyihir. Tetapi, voldemort tidak mau mati. Ia ingin jadi yang paling hebat di dunia, selama-lamanya. Caranya????? HORCRUX
Horcrux merupakan sebutan bagi benda yang digunakan orang untuk menyembunyikan sebagian jiwanya secara sihir. Jika tubuh pemilik Horcrux dihancurkan, ia tidak bias mati selama Horcrux masih aman dan utuh.


Pembelahan jiwa tentu saja membutuhkan ilmu sihir amat tinggi. Tetapi, ilmu Sihir Hitam yang betul-betul sangat Hitam. BAYANGKAN!!!!!! Untuk membelah atau mencabik jiwa, seseorang harus melakukan pembunuhan keji terlebih dahulu. Sesudahnya, secara sihir ia memasukan belahan jiwanya ke sebuah benda yang menjadi Horcrux. Supaya aman, Horcrux disembunyikan dan dibentengi kutukan-kutukan amat mengerikan.
Setelah memiliki Horcrux, sifat manusia kepada orang itu berkurang. Cinta, belas kasih, dan perasaan baik lainnya berkurang. Semakin banyak Horcrux dimiliki seseorang, ia akan menjelma menjadi sangat bengis dan penuh kebencian. Bahkan tubuhnya pun semakin tidak menyerupai manusia.

Keserakahan Menguasai Voldemort

Demi hidup abadi, voldemort membuat Horcrux. Inilah daftar keserakahan dan kesombongan Voldemort :
1. Supaya lebih terjamin punya hidup abadi, sebaiknya punya lebih dari satu Horcrux. Begitu pendapat Voldemort
2. Lebih dari satu Horcrux, berarti harus ada beberapa kali pembunuhan keji. Tak apa-apa, begitu pendapatnya.
3. Voldemort senang mengoleksi benda yang punya kenangan. Ia juga merasa pantasmengoleksi benda-benda dengan sejarah sihir hebat. Tak heran, benda-benda itu diincar untuk dijadika Horcrux. Ia memiliki lima Horcrux semacam itu.
4. Demi ambisinya, voldemort memiliki Horcrux yang bias berpikir dan berjalan sendiri. Padahal, hal itu amatlah berbahaya bagi dirinya sendiri.

Voldemort mempunyai 7 Horcrux. Apakah hidupnya abadi??????



Majalah Special Edition Harry Potter No.02/2007
Read More..
 

Story at the Hogwarts Magic School Copyright © 2008 Black Brown Pop Template by Ipiet's Blogger Template